Adjie Pangestu Kesal: Fotonya Dipakai untuk Cocokologi Netizen

- Senin, 02 Februari 2026 | 16:45 WIB
Adjie Pangestu Kesal: Fotonya Dipakai untuk Cocokologi Netizen

Nama Adjie Pangestu belakangan ramai disebut-sebut netizen. Aktor itu terseret arus "cocokologi" di media sosial, dikait-kaitkan dengan isu viral yang sedang hangat. Padahal, menurut pengakuannya sendiri, tak ada hubungan apa pun antara dirinya dengan pihak yang dimaksud.

Menurut sejumlah saksi, Adjie menyebut fenomena ini sebagai dinamika khas dunia maya. "Ini kan dunia media sosial," ujarnya dalam sebuah tayangan YouTube Reyben Entertainment, Senin (2/2/2026).

"Cocokologi tiba-tiba foto saya diambil dari Google terus dikasih caption macam-macam."

Ia mengaku sempat kaget. Fotonya diambil sembarangan, lalu dibubuhi narasi yang tak jelas juntrungnya. Soal hubungan dengan Denada, Adjie bersikap tegas. Pertemuan mereka cuma sekali, itu pun dalam acara bersama. Tak lebih dari itu.

"Saya nggak kenal secara personal dan nggak punya hubungan apa pun dengan Denada," tegasnya.

Di sisi lain, Adjie memilih bersikap santai. Ia ogah memberikan klarifikasi resmi lewat medsos. Alasannya sederhana: mau bicara atau diam, sama-sama berisiko disalahpahami. "Mau komentar salah, nggak komentar juga salah," katanya. Tapi kesabarannya sempat habis juga. Pasalnya, isu ini mulai menjalar ke keluarganya. Beberapa akun netizen bahkan menandai anaknya.

"Saya sempat kesel karena sudah mulai ngetag ke anak saya," ucap Adjie.

Untungnya, ia langsung bisa menjelaskan situasi ini pada sang anak. Dan berkat itu, tak ada kesalahpahaman yang berkepanjangan. Anaknya pun, kata Adjie, tak terlalu ambil pusing dengan gosip-gosip semacam ini.

Lantas, apa ia akan membawa masalah ini ke meja hijau? Ternyata tidak. Adjie yakin cocokologi netizen itu cuma iseng, sekadar keseruan sesaat yang tak perlu dibesar-besarkan.

"Kalau sampai ke jalur hukum buat saya terlalu jauh," tuturnya.

Harapannya sekarang cuma satu: semoga isu ini berhenti di dirinya. Jangan sampai ada lagi nama lain yang ikut terseret. Ia juga berharap semua pihak yang terlibat bisa menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.

"Saya cuma berharap berhenti di saya saja," pungkas Adjie, "dan jangan sampai ada orang lain lagi yang ikut terseret."

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar