Foxconn Catat Lonjakan Pendapatan 30% Didorong AI, tapi Waspadai Ancaman Geopolitik

- Senin, 06 April 2026 | 10:40 WIB
Foxconn Catat Lonjakan Pendapatan 30% Didorong AI, tapi Waspadai Ancaman Geopolitik

Foxconn baru saja mengumumkan laporan kuartal pertamanya, dan angkanya cukup mencengangkan. Pendapatan mereka melonjak hampir 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini, diumumkan Minggu lalu, tak lepas dari demam infrastruktur kecerdasan buatan yang sedang melanda dunia. Tapi, di balik angka-angka gemilang itu, ada nada hati-hati yang jelas terasa.

Perusahaan yang jadi mitra utama Apple dan Nvidia ini justru menyoroti ancaman dari peta politik global yang mereka sebut "volatil". Konflik berkepanjangan di Timur Tengah jadi hambatan terbesar yang mereka waspadai untuk sisa tahun 2026.

Lalu, dari mana sumber pertumbuhan itu? Dua pilar utamanya adalah server AI dan iPhone. Divisi cloud dan jaringan mereka kebanjiran pesanan seiring maraknya pembangunan pusat data AI. Sementara itu, segmen elektronik konsumen yang di dalamnya ada iPhone ikut meroket berkat peluncuran produk baru. Maret lalu bahkan jadi bulan yang fantastis, dengan pendapatan tercatat melesat 45,6 persen.

Mereka yakin momentum AI ini masih akan terus berlanjut sampai kuartal depan. Namun begitu, Chairman Foxconn Young Liu punya kekhawatiran lain.

“Kendala geopolitik akibat perang di Timur Tengah merupakan tantangan eksternal paling berat bagi kami saat ini,” ujarnya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar