Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa negaranya tidak akan mencabut sanksi terhadap Iran, meskipun Teheran bersedia menyerahkan uranium yang telah diperkaya. Pernyataan tegas ini disampaikan di tengah proses negosiasi damai antara kedua negara yang masih berlangsung hingga saat ini.
Dalam wawancara dengan PBS News, Trump secara langsung membantah anggapan bahwa pencabutan sanksi menjadi bagian dari kemungkinan kesepakatan dengan Iran. “Tidak, tidak sama sekali. Bukan pencabutan sanksi, tidak,” ujarnya, sebagaimana dikutip pada Sabtu (30/5/2026).
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Trump mengaku tidak puas dengan jalannya perundingan damai bersama Iran. Ia bahkan memberikan ancaman tegas akan menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur militer apabila kesepakatan gagal dicapai.
“Iran sangat ingin. Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan, (tapi) sejauh ini belum berhasil. Kami tidak puas dengan itu, tetapi kami akan (puas). Atau kami harus menuntaskan tugas,” kata Trump dalam rapat kabinet.
Lebih lanjut, Trump menambahkan bahwa Iran bukan hanya sekadar ingin, melainkan harus mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat. “Saya rasa mereka tidak punya pilihan,” tuturnya.
Artikel Terkait
Iran Tuding AS Beralih ke Perang Ekonomi dan Kognitif setelah Gagal di Medan Tempur
Netanyahu Perintahkan Militer Kuasai 70 Persen Gaza, Ruang Hidup Warga Palestina Makin Tersempit
Polsek Cengkareng Bongkar Komplotan Begal Bermodus Tuduh Korban Aniaya Keluarga
Prabowo Berfoto Bersama Pengawal Prancis Sebelum Bertolak ke Jakarta, Akhiri Kunjungan Kenegaraan