Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari partai berlambang bunga mawar tersebut. Langkah ini diambilnya dengan alasan demi kepentingan yang lebih luas, bukan karena adanya konflik internal.
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026), Ade menyatakan bahwa keputusannya murni bersifat personal. “Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Selama ini, Ade kerap menjadi sasaran serangan dari berbagai pihak. Ia menilai hal itu dipicu oleh pernyataan-pernyataan kontroversial yang kerap ia lontarkan di ruang publik. “Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengunduran dirinya tidak terkait dengan tekanan eksternal semata, melainkan bentuk tanggung jawab moral agar partai tidak terus-menerus terbebani oleh kontroversi yang melibatkan dirinya. Sampai berita ini diturunkan, pihak PSI belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah yang diambil oleh salah satu kader seniornya tersebut.
Artikel Terkait
Juru Parkir di Brebes Gagalkan Pencurian Rp3,6 M, Dapat Hadiah Umrah dari Pemilik Mobil
Tersangka Korupsi Kuota Haji Khusus Ajukan Penangguhan Penahanan ke KPK karena Sakit
Pemprov DKI Susun Kalender Kegiatan Budaya dan Pariwisata Setahun Penuh Menuju HUT ke-500 Jakarta 2027
Juru Parkir di Brebes Gagalkan Pencurian Rp3,6 Miliar, Dapat Hadiah Umrah