Laga lanjutan Super League 2025/26 di Stadion BJ Habibie, Parepare, berakhir tanpa gol. PSM Makassar harus puas berbagi angka dengan Semen Padang, Senin (2/2) malam tadi. Skor 0-0 itu mungkin mengecewakan bagi para pendukung Juku Eja yang memadati tribun.
Sejak bola digulirkan, PSM langsung tampak ingin menguasai permainan. Tekanan mereka diberikan hampir tanpa henti. Tapi, usaha itu seolah mentok di depan kotak penalti Semen Padang. Pertahanan tim tamu dibangun rapi dan sulit ditembus.
Di sisi lain, Semen Padang tak sepenuhnya pasif. Mereka sesekali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, mencoba memanfaatkan kecepatan pemain depan. Meski begitu, peluang emas tak kunjung tercipta bagi kedua belah pihak.
Dominasi penguasaan bola memang jelas di tangan PSM. Tapi, statistik itu jadi tak berarti. Hingga wasit meniup peluit panjang, gawang Semen Padang tetap tak tergoyahkan. Para pemain PSM tampak menghela napas lega sekaligus kecewa.
Imbas dari hasil ini cukup signifikan di klasemen. PSM seakan jalan di tempat, masih terpaku di posisi ke-13 dengan koleksi 20 poin. Situasi Semen Padang justru lebih pelik. Mereka masih terperosok di zona degradasi, hanya mengumpulkan 12 poin dari pertandingan yang sudah dijalani.
Artikel Terkait
PSM Makassar Diprediksi Selamat dari Degradasi, Persis Solo dan Madura United Terancam
Pembalap Muda Indonesia Sabian Fathul Ilmi Juarai Seri Kedua Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pasifik di Australia
Simeone Akui Arsenal Pantas ke Final Usai Atletico Madrid Tersingkir di Semifinal Liga Champions
Bayern Munchen Vs PSG: Laga Hidup Mati Perebutkan Tiket Final Liga Champions