Jenderal Themistocles dari Athena memainkan peran kunci dalam pertempuran ini dengan membunuh Raja Darius dari Persia.
Anak Darius, Xerxes, menyaksikan ayahnya tewas dan bersumpah untuk membalas dendam.
Kisah berlanjut dengan Themistocles berusaha menyatukan kota-kota Yunani untuk bersatu melawan ancaman Persia.
Xerxes, yang sekarang menjadi raja, memerintahkan Artemisia, seorang komandan laut yang kejam, untuk menyerang Yunani.
Pertempuran sengit antara armada Yunani dan Persia terjadi di Artemisium, diikuti oleh pertempuran laut terbesar dalam sejarah kuno di Selat Salamis.
Konflik utama dalam film ini terletak pada perbedaan budaya dan ideologi antara Yunani dan Persia.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: blora.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Insanul Fahmi
Pandji Pragiwaksono Berurusan dengan Hukum, Konten Mens Rea Dituduh Penistaan
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada di PN Banyuwangi, Klaim Anak Kandung dan Tuntut Miliaran
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat