Raffi Ahmad punya cerita. Bukan tentang bisnis atau dunia hiburan, melainkan soal titik balik hidupnya yang justru dimulai dari sesuatu yang sederhana: lari. Tepatnya, lari sejauh 10 kilometer untuk pertama kalinya. Pengalaman itu, katanya, mengubah segalanya.
Presenter dan pengusaha itu mengaku awalnya cuma coba-coba. Tanpa ekspektasi tinggi. Tapi siapa sangka, dampaknya ternyata besar. Perlahan-lahan, ia merasakan perubahan. Dari situ, Raffi mulai serius. Menjaga kebugaran jadi prioritas, pola hidup yang lebih disiplin pun diterapkan.
"Waktu itu saya benar-benar pertama kali lari 10K dan jujur nggak pernah kepikiran bakal sejauh ini,"
ungkap Raffi saat ditemui di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis lalu.
Sebelum rutin berlari, ia merasa hidupnya sudah cukup sehat. Namun begitu, semuanya belum teratur. Setelah olahraga jadi kebiasaan, barulah ia paham betul arti komitmen terhadap kesehatan sendiri. Perubahannya ternyata nggak cuma fisik. Pola pikirnya dalam menghadapi tantangan juga ikut berubah. Raffi mulai terbiasa menetapkan target dan berusaha mencapainya, meski awalnya terasa mustahil.
"Tadinya di kepala saya cuma mikir, mana mungkin bisa lari sampai puluhan kilometer," ujarnya.
Namun begitu, seiring waktu, ia memberanikan diri. Tantangan ditingkatkan. Dan yang mengejutkan, jarak yang dulu dianggap tidak mungkin, akhirnya berhasil ditaklukkan. Salah satu momen paling berkesan? Ketika ia berhasil menyelesaikan lari sejauh 42 kilometer.
"Dengan semua tantangannya, akhirnya saya bisa menyelesaikan 42 kilometer,"
Artikel Terkait
Ratih Puspita Dewi Ungkap Luka 24 Tahun Asuh Ressa, Denada Tak Pernah Sekali Tanya Kabar
Bukti Nikah Siri Jadi Syarat Kunci Damai Insanul Fahmi dengan Istri Sah
Setelah 17 Tahun, Marshanda Akhirnya Merasakan Duka Akibat Bipolar
Kalung Rp 240 Juta dari Maia Estianty yang Bersinar di Leher Syifa Hadju