Aurelie lalu bertanya lagi, bagaimana jika ada orang yang masih menggunakan surat tidak berlaku itu sebagai bukti.
"Itu artinya dia menggunakan informasi yang tidak sah dan menyesatkan. Kalau dia memakai surat yang sudah jelas tidak berlaku, itu bisa dianggap sebagai bentuk fitnah atau penyebaran klaim palsu. Intinya dia mencoba membuktikan sesuatu yang sebenarnya enggak pernah sah di mata gereja," timpal AI tersebut.
Netizen pun ramai memberi dukungan. Salah satunya bertanya langsung, "Kak, gimana tanggepan paksu pas tau dan baca kisah kamu dulu yg bener2 menguras emosi itu?"
Menanggapi hal itu, Aurelie mengungkapkan respons sang suami. Tyler merasa bangga sekaligus geram.
"Dia bangga dengan aku dan pastinya gak terima dulu aku pernah diperlakukan seperti itu," tulis Aurelie.
Di akhir unggahan, ia sedikit memberi konteks. Niatnya menulis buku itu sederhana: berbagi cerita tanpa menyebut nama atau menyerang siapapun.
"Lucunya, ada yang merasa, lalu malah ganggu aku lagi. Padahal caranya... justru berisiko buat dirinya sendiri."
"Selama ini aku memilih diam. Tapi diam itu pilihan, bukan kewajiban. Dan setiap pilihan punya batas," pungkasnya.
Artikel Terkait
Marcell Siahaan Rilis Menuju Cahaya, Single Religi dengan Sentuhan Istri dan Nuansa Elektronik
Selebritas Berparas Bule di Indonesia Kerap Disangka Mualaf, Padahal Muslim Sejak Lahir
Ammar Zoni Kecewa Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Narkoba
Ahmad Dhani Ungkap Kesulitan Ekonomi Saat Antar Anak Sambung Kuliah di AS