Bintang Lawan Bintang Jadinya...
Suasana di Morowali terasa berbeda belakangan ini. Deru helikopter dan lalu lalang seragam hijau TNI mengisi udara di sekitar kawasan industri raksasa IMIP. Bukan latihan biasa yang sedang berlangsung.
Presiden Prabowo baru saja memerintahkan latihan militer di dua wilayah yang selama ini jadi sorotan karena tambang ilegal: Bangka Belitung dan Morowali. Tapi di Morowali, yang terjadi jauh lebih dari sekadar manuver tentara.
Menurut sejumlah saksi, TNI bergerak memasuki kawasan industri yang selama empat tahun terakhir memiliki bandara tertutup. Yang menarik, bandara ini beroperasi tanpa kehadiran bea cukai, tanpa imigrasi, seolah-olah otoritas negara tak berlaku di sana.
Padahal bandara itu dulu diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Di sisi lain, genderang perang sudah ditabuh oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Suaranya tegas dan jelas:
Tidak Boleh Ada Negara Dalam Negara!!!
Pernyataan itu seperti peringatan keras bagi siapa saja yang mencoba membuat wilayahnya sendiri di dalam wilayah Republik Indonesia.
Sementara itu, desas-desus mulai beredar. Ada yang menyebut seorang menteri berkumis diduga berada di balik operasi para "bintang tambang" di kawasan tersebut. Tapi ini masih dugaan, belum ada bukti konkret.
Kini semua mata tertuju pada Prabowo. Pertanyaan besarnya: beranikah presiden yang baru menjabat ini menutup dan mempidanakan para bintang tambang tersebut? Ataukah mereka akan terus beroperasi seperti biasa?
Jawabannya masih menggantung, sama seperti asap tebal yang kadang menyelimuti kawasan industri itu di pagi hari.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmi Buka Rakor GTRA 2026, Dorong Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini, Tak Ada Potensi Hujan Signifikan
Dua Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sidoarjo, Berawal dari Mobil Diduga Dikemudikan Sopir Mengantuk
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton