Pengendara Motor Tewas Usai Oleng dan Terlindas Mobil Saat Mendahului Bus di Ciampea

- Rabu, 10 Juni 2026 | 10:30 WIB
Pengendara Motor Tewas Usai Oleng dan Terlindas Mobil Saat Mendahului Bus di Ciampea

Seorang pengendara sepeda motor berinisial IM meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban tewas setelah mengalami benturan keras dengan sebuah mobil minibus yang melaju dari arah berlawanan.

Pelaksana Tugas Kepala Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Inspektur Polisi Dua Ares Rahman, membenarkan peristiwa nahas tersebut. “Akibat dari kecelakaan tersebut meninggal dunia satu orang, pengendara sepeda motor Honda Vario,” ujarnya kepada awak media, Rabu (10/6/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (9/6) malam. Berdasarkan keterangan petugas, kronologi kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Kota Bogor menuju Ciampea. Di tengah perjalanan, korban berupaya mendahului sebuah kendaraan bus yang berada di depannya.

“Setibanya di tempat kejadian perkara, mendahului kendaraan jenis bus,” jelas Ares.

Namun, saat proses mendahului berlangsung, korban diduga kehilangan kendali atas laju sepeda motornya. Sepeda motor yang dikendarai IM tiba-tiba oleng dan terjatuh ke sisi kanan jalan, bersama dengan tubuh korban. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah mobil Toyota Rush.

“Pada saat bersamaan dari arah berlawanan, datang kendaraan Toyota Rush sehingga ban depan kanan kendaraan minibus tersebut membentur kendaraan sepeda motor berikut pengemudinya,” tutur Ares.

Benturan keras itu menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif, nyawa korban tidak tertolong. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar