Khalid Kashogi, penulis skenarionya, mengiyakan soal tantangan itu.
Yang menarik, film ini juga mencatat debut horor Tora Sudiro. Aktor yang lekat dengan peran komedi ini mengaku butuh tantangan baru. "Kekeringan komedi," katanya. Tapi ternyata, peran ini memberinya kesulitan tak terduga: harus berdialog dengan nada rendah.
Bukan cuma suara. Tora juga harus menahan kebiasaan tubuhnya yang ekspresif. Karakternya digambarkan kalem, tenang, dan tak banyak gerak. Ia harus disiplin menahan gestur spontan yang sudah jadi kebiasaan. Awalnya, ia ragu bisa masuk ke dalam peran yang 'dingin' seperti itu.
Namun begitu, situasi syuting yang berlangsung di bulan puasa justru membantunya. Suasana itu membawanya lebih mudah masuk ke dalam karakter. Pengalaman itu rupanya meninggalkan kesan mendalam. Tora bahkan mengaku ketagihan dan terbuka untuk main film horor lagi.
Dengan segala persiapan dan tantangan yang dihadapi para kreatornya, "Janur Ireng" siap menjadi tawaran horor yang berbeda untuk mengisi liburan akhir tahun nanti.
Artikel Terkait
Gugatan Rp 7 Miliar, Ressa Rosano Tuntut Pengakuan sebagai Anak Denada
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada
Malam Hangat Nostalgia, Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Sal Priadi dan Fanny Soegi