Ketuban Pecah Bukan Patokan, Kontraksi Justru Tanda Utama Persalinan

- Jumat, 23 Januari 2026 | 12:48 WIB
Ketuban Pecah Bukan Patokan, Kontraksi Justru Tanda Utama Persalinan

Penanganan yang Berbeda, Bergantung Usia Kandungan

Lalu, bagaimana penanganannya? Ternyata, ini sangat bergantung pada usia kehamilan saat ketuban pecah.

Jika usia kandungan sudah mencapai 34 minggu atau lebih, seringkali langkah teraman adalah dengan mempersiapkan persalinan. Situasinya jadi lain kalau usia kehamilan masih di bawah 34 minggu. Dokter biasanya akan berusaha menunda kelahiran dengan pemberian antibiotik, steroid untuk mematangkan paru-paru janin, dan magnesium sulfat untuk melindungi perkembangan otak bayi.

Untuk kasus yang lebih awal, misalnya di bawah 24 minggu, keputusan penanganan biasanya jauh lebih kompleks. Diskusi mendalam antara tim medis dan keluarga menjadi kunci di sini, mengingat risikonya yang tidak kecil.

Karena kompleksitasnya itu, ibu hamil sangat tidak disarankan untuk mencoba memecahkan ketuban sendiri. Penilaian kondisi dan risiko hanya bisa dilakukan secara tepat oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman.

Di sisi lain, ada fakta unik yang beredar. Menurut sejumlah sumber seperti Healthline, tidak ada tanda yang pasti untuk memprediksi kapan ketuban akan pecah. Bahkan, dalam kasus yang sangat langka, ada bayi yang lahir masih terbungkus seluruhnya dalam kantung ketubannya fenomena yang dikenal sebagai en caul birth. Sungguh sebuah awal kehidupan yang luar biasa, bukan?


Halaman:

Komentar