Hindari Bubur hingga Kepiting: Makanan yang Dipercaya Bawa Sial Saat Imlek

- Kamis, 22 Januari 2026 | 20:45 WIB
Hindari Bubur hingga Kepiting: Makanan yang Dipercaya Bawa Sial Saat Imlek

Kepiting

Si seafood bercapit ini memang menggoda. Tapi, coba perhatikan cara jalannya. Kepiting berjalan menyamping, bukan maju ke depan. Nah, dalam filosofinya, hal itu dianggap melambangkan jalan di tempat atau tidak ada kemajuan. Untuk menyambut tahun baru, tentu harapannya adalah melangkah maju. Jadi, mungkin ganti saja dengan udang atau ikan yang melambangkan kelimpahan.

Mie yang Dipotong

Mie punya makna khusus: panjang umur dan kebahagiaan yang berkelanjutan. Bayangkan saja, satu helai mie yang panjang tak putus. Itulah simbolnya. Kalau kamu memotong-motong mie itu, sama saja dianggap memutus harapan akan umur panjang. Makanya, sajikan mie dalam keadaan utuh. Biarkan panjang dan tidak terputus.

Salak

Buah ini kulitnya unik, mirip sisik ular. Dan itu justru jadi masalah. Kulitnya yang tajam dan bersisik diartikan sebagai tantangan atau rintangan hidup yang berat. Menyantap salak di momen Imlek dianggap bisa membawa energi yang mempersulit perjalanan di tahun mendatang. Ada banyak buah lain yang lebih bersahabat, kok, seperti jeruk mandarin yang melambangkan keberuntungan.

Jadi, itulah beberapa pantangan makanan berdasarkan kepercayaan. Memang, bagi sebagian orang, ini adalah tradisi dan simbolisme semata. Tapi tak ada salahnya menghormati. Lagipula, pilihan makanan untuk pesta Imlek masih sangat banyak dan lezat-lezat. Yang penting, suasana kebersamaan dan sukacita tetap menjadi hidangan utama di hari yang spesial ini.


Halaman:

Komentar