Meulaboh – Banjir bandang yang menerjang Desa Jambak, Aceh Barat, tak hanya menyisakan lumpur dan kerusakan. Di tengah situasi itu, sekelompok mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) turun langsung ke lokasi. Mereka adalah Angkatan Ke-83, dan aksi mereka bukan sekadar tugas lapangan, melainkan wujud nyata kepedulian.
Bantuan sosial disalurkan dari rumah ke rumah. Tujuannya jelas: memastikan bantuan tepat sasaran, terutama untuk warga paling rentan seperti para lansia dan keluarga yang serba kekurangan. Barang-barang kebutuhan dasar itu diharapkan bisa sedikit meringankan beban di masa-masa sulit pasca bencana.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, menegaskan hal ini. Baginya, kegiatan semacam ini adalah bukti bahwa Polri hadir di lebih dari sekadar urusan keamanan.
Ia menjelaskan, aksi kemanusiaan ini adalah bagian dari rangkaian pengabdian di wilayah hukumnya. Lebih dari itu, ini adalah implementasi nyata dari nilai-nilai yang ditanamkan kepada calon perwira Polri. Bukan cuma teori di kelas, tapi empati yang langsung dipraktikkan.
Artikel Terkait
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
Marseille Kalahkan Metz 3-1, Pacu ke Posisi Tiga Klasemen Ligue 1