Pemerintah Kota Depok tak main-main dalam menangani kemacetan. Kali ini, perhatian serius diarahkan ke Jalan Raya Sawangan. Wali Kota Supian Suri mengungkapkan, anggaran yang disiapkan untuk proyek pelebaran jalan di kawasan itu mencapai sekitar Rp 100 miliar. Angka yang cukup fantastis, bukan?
“Ya alhamdulillah, Jalan Raya Sawangan, Jalan Pemuda, dan Jalan Enggram itu sudah kita bebaskan kurang lebih Rp 40 miliar,” kata Supian.
Ia menyampaikan hal itu usai meresmikan Lapangan Mini Soccer di Baktijaya, Sukmajaya, Kamis lalu. Menurutnya, sempat ada tiga bidang tanah yang pemiliknya belum setuju. Tapi kabar terakhir, mereka akhirnya bersedia juga. Proses pembebasan lahan itu mencakup Jalan Pemuda dan Jalan Enggram.
Kini, kata Supian, tinggal eksekusi fisik pelebaran jalan di dua ruas itu. Tahun 2026 nanti, sudah dialokasikan dana hampir Rp 40 miliar lagi untuk pekerjaan tersebut.
Namun begitu, pekerjaan tak berhenti di situ. Pemerintah juga menargetkan pembebasan lahan lanjutan di wilayah Parung Bingung. Anggarannya tak kecil, sekitar Rp 60 miliar.
“Ditambah tahun ini kita akan membebaskan lahan untuk jalan menuju Parung Bingung, itu kurang lebih Rp 60 miliar,” tambahnya.
Alasannya jelas. Ruas jalan dari Parung Bingung menuju Sawangan akan dilebarkan. Tujuannya agar belokan kendaraan lebih mudah dan tak lagi jadi titik kemacetan. “Itu yang kita lakukan,” tutur Supian.
Di sisi lain, proyek ini tak hanya soal pelebaran jalan. Ada rencana lain yang juga penting. Pemkot Depok akan melebarkan dua jembatan di wilayah Sawangan.
“Termasuk tahun ini juga kita akan membangun pelebaran jembatan di jalan turun dari Parung Bingung menuju ke arah Sawangan. Ada dua jembatan yang akan kita bangun sehingga mendukung pelebaran Jalan Raya Sawangan, Jalan Enggram, dan Jalan Pemuda,” paparnya lebih lanjut.
Skema Satu Arah untuk Kelancaran
Supian juga sedikit bocor soal pengaturan lalu lintas ke depannya. Rencananya, akan diterapkan sistem satu arah.
“Konsepnya nanti dari arah Sawangan menuju Yapan itu akan satu arah. Dari Parung Bingung ke bawah, kemudian dari Sawangan menuju ke sini, dekat Rumah Makan Tirta Rasa, akan belok ke kiri. Sehingga alur kendaraan relatif pasti akan lebih lancar,” jelasnya.
Dengan skema baru itu, diharapkan arus lalu lintas yang selama ini ruwet bisa lebih teratur. Semua rencana ini, jika berjalan mulus, tentu akan mengubah wajah transportasi di kawasan tersebut. Kita tunggu saja eksekusinya.
Artikel Terkait
Polisi Purbalingga Gagalkan Dua Modus Penyalahgunaan Subsidi LPG dan BBM
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Ibu Laporkan Perawat RSHS Bandung atas Dugaan Percobaan Penculikan Bayi
Kejati Sulsel Periksa Mantan Pimpinan DPRD Terkait Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar