Setelah menjalani operasi caesar, hal terakhir yang mungkin terpikir oleh seorang ibu baru adalah mengunyah permen karet. Tapi jangan salah, aktivitas sederhana ini ternyata punya manfaat yang cukup mengejutkan untuk pemulihan pasca-operasi. Kok bisa, ya?
Pasca melahirkan secara caesar, ada satu kondisi umum yang sering mengganggu: postoperative ileus. Intinya, usus seperti 'tidur' atau berhenti bergerak seperti biasa. Ini efek samping dari anestesi dan proses operasi itu sendiri. Akibatnya, perut terasa kembung, tidak nyaman, dan hal-hal sederhana seperti buang angin atau BAB jadi tertunda yang justru penting sebagai tanda sistem pencernaan kembali berfungsi.
Nah, di sinilah permen karet memainkan perannya. Menurut sejumlah penelitian, gerakan mengunyah itu seolah menipu tubuh. Aktivitas ini meniru sinyal bahwa kita sedang makan, padahal tidak ada makanan yang benar-benar masuk. Gerakan kunyahan itu merangsang saraf vagus dan memicu hormon pencernaan, yang pada akhirnya memberi 'isyarat' pada usus untuk segera bergerak kembali.
Bukti dari Riset: Pemulihan yang Lebih Cepat
Sebuah penelitian yang dimuat di PubMed Central pada 2016, melibatkan lebih dari 3.000 wanita pasca-caesar, memberikan gambaran yang cukup jelas. Kelompok yang mengunyah permen karet setelah operasi menunjukkan kemajuan pemulihan yang lebih cepat.
Angkanya cukup signifikan. Mereka bisa buang angin lebih cepat, rata-rata sekitar 7 jam. Bunyi usus pertanda sistem pencernaan mulai aktif kembali sekitar 3,6 jam lebih awal. Bahkan waktu untuk buang air besar pertama pun maju hampir 9 jam dibandingkan yang tidak mengunyah.
Artikel Terkait
Darma-Patricia: Kisah Busana Pernikahan yang Menyulap Tradisi Jawa Jadi Modern
Qadha Puasa di Hari Senin, Raih Dua Pahala Sekaligus
Ibunda Virgoun Ungkap Restu Pernikahan Dulu Hanya Paksaan
Aurelie Moeremans Buka Luka Masa Lalu Demi Suarakan Bahaya Child Grooming