Yang penting, intervensi sederhana ini dilaporkan aman. Tidak ada efek samping serius yang tercatat. Intinya, ini cara yang murah dan mudah untuk membantu tubuh bangkit lebih cepat setelah melalui proses besar seperti persalinan caesar.
Lalu, Bagaimana Cara Kerjanya?
Secara mekanisme, mengunyah permen karet itu seperti menekan tombol 'start' untuk sistem pencernaan. Aktivitas ini memicu tiga hal utama:
- Produksi air liur meningkat.
- Refleks cephalic-vagal hubungan antara otak dan perut teraktivasi.
- Sekresi hormon pencernaan pun ikut terpicu.
Kombinasi efek ini bekerja sama untuk 'membangunkan' usus yang masih 'tertidur' pasca-bedah. Hasilnya? Usus kembali aktif lebih cepat. Ibu merasa lebih nyaman, dan secara potensial, masa rawat inap di rumah sakit pun bisa dipersingkat. Cukup menarik untuk sebuah kebiasaan yang sering dianggap sepele, bukan?
Artikel Terkait
Darma-Patricia: Kisah Busana Pernikahan yang Menyulap Tradisi Jawa Jadi Modern
Qadha Puasa di Hari Senin, Raih Dua Pahala Sekaligus
Ibunda Virgoun Ungkap Restu Pernikahan Dulu Hanya Paksaan
Aurelie Moeremans Buka Luka Masa Lalu Demi Suarakan Bahaya Child Grooming