Bakatnya nyata. Vokalnya merdu, dan dia juga piawai memainkan piano serta gitar. Tak heran, dalam sesi wawancara malam final, dia mengidentifikasi dirinya sebagai seorang musisi.
"Saya pribadi, sebagai musisi, sangat berharap bisa mendorong empati lewat musik. Sebab musik adalah bahasa universal yang menyatukan kita semua. Saya yakin, lewat seni, musik, dan harmoni, kita bisa saling memahami dengan lebih baik. Terima kasih," ungkapnya penuh perasaan.
Jalan Panjang Menuju Mahkota
Kemenangan ini bukan datang tiba-tiba. Sebelumnya, Anna sudah mencoba peruntungan di ajang Miss Grand International 2024. Dia berhasil menjadi wakil Venezuela, namun mahkota internasional saat itu belum menjadi miliknya.
Namun begitu, dia tak patah arang. Anna memilih jalan lain dengan mengikuti kontes Sin LĂmites di negaranya untuk memperebutkan tiket ke Miss Charm. Keputusan ini berarti melepas gelar Miss Grand Venezuela yang dia sandang. Sebuah langkah berani.
Dan usahanya terbayar lunas. Dia melewati setiap tahap dengan gemilang dan akhirnya dinobatkan sebagai pemenang. Kemenangannya ini sekaligus mencatat sejarah: dia adalah wanita Venezuela pertama yang menyandang gelar Miss Charm.
Di sisi lain, posisi runner up 1 diraih Luisa Victoria Malz dari Jerman. Sementara Rinanda Aprillya Maharani dari Indonesia berhasil meraih posisi runner up 2.
Sebuah perjalanan yang berakhir manis. Selamat, Anna Blanco!
Artikel Terkait
Konselor Laktasi: Pendamping Kunci yang Selamatkan Masa Menyusui
Sambut Imlek 2026 dengan Lima Ide Seru Penuh Makna
Menghadapi Badai Emosi Balita: Kisah Nyata Para Ibu Lewati Fase Terrible Two
Sakit Tenggorokan Anaknya Tampak Biasa, Ternyata Bakteri Ini Ancam Jantung