Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat 7 November 2025: Naik Rp9.000 per Gram
Harga emas Antam (ANTM) menunjukkan kenaikan pada perdagangan Jumat, 7 November 2025. Harga emas batangan Antam terkini tercatat naik sebesar Rp9.000, sehingga dijual pada harga Rp2.296.000 per gram.
Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback emas Antam. Harga jual kembali atau buyback emas juga mengalami kenaikan senilai Rp9.000, membawa posisinya ke level Rp2.161.000 per gram. Harga buyback adalah nilai yang Anda terima jika menjual emas batangan Antam kembali.
Harga emas Antam yang tercantum ini berlaku untuk transaksi di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Perlu dicatat bahwa ketersediaan beberapa jenis emas batangan di situs resmi Logam Mulia dapat berubah sewaktu-waktu.
Informasi Pajak dan Regulasi Terkini
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 2022, transaksi emas batangan saat ini dibebaskan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dengan demikian, perhitungan harga akhir tidak termasuk komponen PPN.
Selain itu, sesuai dengan PMK Nomor 48 tahun 2023, dikenakan tarif PPh 22 sebesar 0,25%. Bukti potong PPh 22 ini akan diterbitkan secara resmi oleh PT ANTAM Tbk selaku penjual.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Semua Pecahan
Berikut adalah rincian harga berbagai ukuran emas batangan Antam per Jumat, 7 November 2025, yang dikutip dari laman resmi Logam Mulia:
- Emas 0,5 gram: Rp1.198.000
- Emas 1 gram: Rp2.296.000
- Emas 2 gram: Rp4.542.000
- Emas 3 gram: Rp6.795.000
- Emas 5 gram: Rp11.295.000
- Emas 10 gram: Rp22.510.000
- Emas 25 gram: Rp56.110.000
- Emas 50 gram: Rp112.055.000
- Emas 100 gram: Rp223.960.000
- Emas 250 gram: Rp559.590.000
- Emas 500 gram: Rp1.118.900.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.236.600.000
Pantau terus perkembangan harga emas Antam harian untuk informasi investasi yang akurat dan terkini.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat di Awal Sesi, Tekanan Sektor Teknologi dan EV Masih Membayangi
Moodys Turunkan Outlook Kredit Raksasa Korporasi dan BUMN Indonesia Jadi Negatif
IHSG Terkoreksi 2,08%, Mayoritas Sektor Berada di Zona Merah
OJK Targetkan Dana Masuk Pasar Modal Capai Rp250 Triliun pada 2026