Barisan manusia berjejer rapat di sekitar fasilitas pembangkit listrik. Mereka ada di sana sebagai jawaban langsung terhadap ancaman yang dilontarkan Presiden AS, Donald Trump. Aksi ini, yang mereka sebut sebagai 'perisai manusia', adalah pemandangan yang cukup mencengangkan.
Menurut laporan CBS News, Selasa lalu, aksi itu terekam dengan jelas. Kantor berita Fars Iran yang punya hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi ikut menyebarkan video pendek di media sosial. Dalam unggahan itu, mereka menyebutnya 'Rantai manusia di depan pembangkit listrik siklus gabungan Kazerun'.
Video tersebut sudah diverifikasi oleh tim CBS News Confirmed. Rekaman itu menunjukkan ratusan orang memenuhi seruan seorang pejabat pemerintah. Intinya, warga sipil diminta menjadi tameng hidup di depan aset vital negara. Dan mereka pun datang, memenuhi area di depan pembangkit listrik dengan sikap tenang namun bertekad.
Beberapa dari mereka membawa bendera Iran. Kain merah, putih, dan hijau itu berkibar-kibar di udara, menjadi latar yang kontras terhadap struktur industri di belakangnya.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Pria dan Sita Obat Keras dari Toko Obat di Penjaringan
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Diklaim Minta Rp20 Miliar untuk Restorative Justice
Baku Tembak di Konsulat Israel Istanbul, Pelaku Tewas
Pertamina Tinjau Kesiapan Terminal Jakarta untuk Jamin Distribusi Energi