Menteri Haji Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Ada Konflik

- Rabu, 11 Maret 2026 | 19:55 WIB
Menteri Haji Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Ada Konflik

Di tengah berita panasnya konflik di Timur Tengah, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menyatakan satu hal: persiapan haji 2026 tetap berjalan. Ya, semuanya masih sesuai jadwal. Pernyataan ini ia sampaikan di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu lalu.

“Sampai hari ini kita persiapan tetap jalan,” ujar Gus Irfan dengan nada tenang.

“Teman-teman Saudi, Kementerian Haji Saudi juga berkomunikasi bahwa persiapan kita bagus. Mereka di sana juga menyiapkan semuanya dengan bagus,” tambahnya, mencoba meyakinkan bahwa koordinasi dengan Arab Saudi berlangsung lancar.

Menurutnya, situasi di Tanah Suci hingga saat ini masih dalam kondisi baik. Tapi ya, kita semua tahu situasi bisa berubah. Karena itulah, Kemenhaj ternyata tidak hanya berpangku tangan. Mereka sudah menyiapkan beberapa skenario cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, seandainya perang benar-benar tak kunjung reda. Siapa tahu, kan?

“Jadi sampai hari ini, kita asumsikan semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Gus Irfan.

“Situasi di sana juga akan membaik. Asumsi sampai hari ini.”

Harapannya jelas: pelaksanaan haji tahun depan tetap bisa sesuai rencana yang sudah ditetapkan. Ia mengaku masih optimis.

“Hari ini masih on schedule. Belum ada perubahan. Alhamdulillah, mudah-mudahan ini terus berjalan,” katanya lagi.

Namun begitu, di balik keyakinannya, ada nada harap-harap cemas yang terselip. Gus Irfan pun menutup pernyataannya dengan doa.

“Tapi saya yakinkan bahwa sampai hari ini, semuanya persiapan, semua sudah jalan semua. Kita anggap semuanya sesuai on schedule. Dan kita berdoa mudah-mudahan Ramadan Idul Fitri ini akan membawa kedamaian kepada kita semuanya.”

Pesan itu sederhana: persiapan terus bergulir, tapi kedamaianlah yang paling dinantikan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar