Menjawab tantangan ini, PNM (PT Permodalan Nasional Madani) hadir melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Hingga Oktober 2025, lebih dari 22,7 juta perempuan tangguh telah diberdayakan. PNM tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga pendampingan usaha berkelanjutan, literasi keuangan, dan dukungan sosial melalui kelompok nasabah.
Transformasi Digital melalui Program DIVA
PNM secara aktif mendorong transformasi digital para nasabahnya. Melalui program DIVA (Digital, Inovatif, dan Adaptif), para pengusaha ultra mikro diajarkan memanfaatkan platform seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp Business untuk pemasaran dan transaksi. Pendekatan ini terbukti efektif membantu usaha rumahan menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan lintas kota dan provinsi.
Pertemuan kelompok mingguan yang difasilitasi oleh Account Officer (AO) PNM menjadi wadah untuk berdiskusi, belajar, dan mengasah kemampuan usaha, termasuk strategi pemasaran digital. Dari dapur rumah yang sederhana, lahir peluang usaha yang mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan ekonomi baru.
Dengan pendekatan pemberdayaan yang menyentuh aspek finansial, intelektual, dan sosial, PNM membuktikan bahwa perubahan besar bagi perekonomian nasional dapat dimulai dari langkah-langkah kecil di tingkat akar rumput. Cita-cita membangun ekosistem ultra mikro yang kontributif bagi perekonomian nasional dan akses kredit yang terjangkau bagi pelaku UMi dan UMKM pun semakin nyata.
PNMuntukUMKM PNMPemberdayaanUMKM
Artikel Terkait
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025
Laba Bersih INKP dan TKIM Berjalan Berbeda Meski Penjualan Sama-Sama Turun Tipis