Suasana di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara pagi itu sudah ramai sejak sebelum pukul delapan. Ratusan orang tampak antusias menunggu, meski acara open house Idul Fitri baru resmi dibuka jam sembilan. Gubernur Andi Sumangerukka memang sengaja membuka pintu rumah dinasnya untuk silaturahmi, dan perkiraan pengunjungnya bisa mencapai seribu orang.
Yang menarik, seluruh acara ini ditanggung dari kocek pribadi sang gubernur. Tak ada anggaran daerah yang dipakai untuk jamuan, apalagi untuk tunjangan hari raya (THR) yang dibagikan langsung kepada warga usai bersalaman.
Menurut Haris Ranto, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Sultra, mereka sudah mengatur jadwal kunjungan lewat media sosial. Tujuannya supaya arus kedatangan warga bisa lebih tertib.
"Kami buka untuk umum dari jam 09.00 sampai 12.00 Wita. Pengumuman lewat medsos ini biar warga bisa datang sesuai waktu yang kami atur," jelas Haris.
Nyatanya, antusiasme masyarakat sulit dibendung. Area rumah jabatan sudah dipadati orang jauh sebelum jam yang dijadwalkan. Menurut catatan panitia, sekitar 700 hingga 1.000 warga membanjiri sesi khusus untuk masyarakat itu.
Di sisi lain, acara ini bukan cuma sekadar temu warga biasa. Open house itu juga dimanfaatkan untuk menjalin keakraban dengan Forkopimda, berbagai lembaga, serta perwakilan dari kabupaten dan kota se-Sultra. Intinya, momen lebaran jadi perekat hubungan yang cukup efektif.
Jadi, silaturahmi berjalan lancar, warga pulang dengan senyum dan sedikit bantuan THR. Semuanya berlangsung hangat, tanpa beban anggaran daerah.
Artikel Terkait
Istri Kehilangan Suami di Kecelakaan Maut Muratara, Kenangan Terakhir Tawaran Buah Nanas
24 WNA Tiongkok Diamankan Imigrasi di Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, Buru
Hakim Perintahkan Oditur Hadirkan Ahli Kimia untuk Uji Cairan Penyiraman Aktivis KontraS
Kecelakaan Tol JORR Jatiwarna: Colt Diesel Pengangkut Jagung Terguling, Muatan Berserakan di Jalan