Airlangga Dorong Kolaborasi Teknologi Pemerintah dan Swasta di Forum APEC 2025
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong kolaborasi teknologi antara pemerintah dan dunia usaha dalam dialog Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC). Kehadirannya mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam forum internasional tersebut.
Pentingnya Dialog ABAC dalam KTT APEC 2025
Acara 'ABAC Dialogue with APEC Economic Leaders' menjadi agenda utama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Gyeongju Korea Selatan. Pertemuan ini menghadirkan pemimpin pemerintahan dan bisnis Asia Pasifik untuk membahas arah kebijakan ekonomi kawasan.
Lima Isu Strategis yang Dibahas dalam ABAC Dialogue
Pertemuan tahun ini fokus pada lima isu utama:
- Integrasi kawasan
- Keberlanjutan
- Kecerdasan artifisial (AI) dan inovasi digital
- Keuangan dan ekonomi
- Bioteknologi dan pelayanan kesehatan
Tiga Pesan Penting Pemerintah Indonesia
Sebagai perwakilan pemerintah Indonesia, Airlangga menyampaikan tiga pesan strategis:
1. Digitalisasi yang Tangguh dan Inklusif
Indonesia berfokus pada pembangunan ekosistem digital yang berpusat pada manusia dengan penerapan AI yang bertanggung jawab. Pemerintah membuka peluang kerja sama dalam peningkatan kapasitas digital, keamanan siber, dan perluasan partisipasi ekonomi digital.
2. Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Indonesia sedang membangun ekosistem kendaraan listrik dan baterai terintegrasi untuk mendukung transisi energi bersih. Pemerintah mengundang dunia usaha bermitra dalam pengembangan energi terbarukan, transportasi hijau, dan manufaktur berkelanjutan.
3. Investasi Berkualitas dan Transfer Teknologi
Investasi tidak hanya dipandang sebagai arus modal, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan SDM dan transfer teknologi. Indonesia menyambut kolaborasi dengan ABAC untuk memastikan investasi berkualitas tinggi yang memberikan nilai jangka panjang.
Komitmen Bersama Kawasan Asia Pasifik
Dialog berlangsung dinamis dengan berbagi pandangan mengenai penguatan kerja sama di sektor prioritas seperti teknologi, energi, dan kesehatan. Forum ini mencerminkan komitmen bersama para pemimpin ekonomi APEC dan ABAC untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan yang saling menguntungkan dan berorientasi masa depan.
Artikel Terkait
ASLC Bidik Pertumbuhan Dua Digit dengan Andalkan Mobil Bekas Jelang Mudik 2026
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil
IHSG Diproyeksi Bergerak Tak Menentu, Terjepit Sentimen Lokal dan Global