IHSG Turun ke 8.092: Sektor Keuangan Kolaps, Tapi Sektor Ini Justru Melonjak 3,4%!

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:15 WIB
IHSG Turun ke 8.092: Sektor Keuangan Kolaps, Tapi Sektor Ini Justru Melonjak 3,4%!

IHSG Ditutup Turun 0,30% ke 8.092,63, Sektor Keuangan dan Industri Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (28/10/2025) di zona merah dengan terkoreksi 24,52 poin atau 0,30 persen ke level 8.092,63. Meski sempat menguat di pembukaan ke level 8.151,34, pergerakan indeks cenderung sideways sepanjang hari dengan level terendah tercatat di 8.039,85.

Volume perdagangan hari ini cukup tinggi, mencapai 29,23 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp19,71 triliun. Kapitalisasi pasar BEI tercatat di Rp14.829 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 359 saham mengalami penguatan, 324 saham melemah, dan 273 saham lainnya stagnan.

Pergerakan Indeks Lainnya dan Sektoral

Indeks LQ45 turun 0,23 persen ke level 822,61, sementara IDX Value 30 hampir datar dengan penurunan tipis 0,01 persen ke 136,49. Indeks syariah ISSI juga ikut terkoreksi 0,17 persen ke 282,77.

Pergerakan sektor saham bervariasi. Sektor properti menjadi penyumbang penguatan terbesar dengan melonjak 3,40 persen. Sektor kesehatan dan teknologi juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan masing-masing 2,65 persen dan 2,28 persen.

Di sisi lain, sektor keuangan menjadi tekanan utama dengan penurunan 0,74 persen. Sektor industri dan transportasi juga ditutup melemah, masing-masing turun 0,99 persen dan 0,14 persen.

Saham Top Gainers dan Top Losers

Di antara saham-saham unggulan, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memimpin penguatan dengan kenaikan 7,59 persen ke Rp1.275. Disusul oleh PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) yang naik 7,52 persen ke Rp715, dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang menguat 6,48 persen ke Rp2.300.

Sebaliknya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tercatat sebagai saham dengan pelemahan terdalam, anjlok 8,12 persen ke Rp2.490. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Astra International Tbk (ASII) juga masuk dalam daftar top losers dengan penurunan masing-masing 4,51 persen dan 4,17 persen.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar