Harga emas dunia terus berada dalam tekanan sepanjang pekan ini, dipicu oleh kekhawatiran inflasi yang kembali meningkat dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Logam mulia dengan kode XAU tercatat jatuh ke level USD4.530 per troy ons, posisi terendah sejak 31 Maret lalu. Angka ini menunjukkan penurunan lebih dari 18 persen dari rekor tertingginya tahun ini, dan sejumlah indikator teknikal mengindikasikan potensi pelemahan lebih lanjut.
Ketidakpastian ekonomi global semakin terasa setelah Iran mengumumkan telah menembaki sebuah kapal milik Amerika Serikat. Tindakan itu merupakan respons terhadap pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai Proyek Kebebasan, sebuah inisiatif untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Dalam perkembangan terpisah, Iran juga melancarkan serangan pesawat tak berawak ke wilayah Uni Emirat Arab.
Serangkaian aksi militer tersebut mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia, dengan acuan Brent menyentuh USD114 per barel. Para analis memperingatkan bahwa risiko perang terbuka antara kedua pihak masih sangat mungkin terjadi, yang pada gilirannya akan menekan harga energi lebih tinggi dalam beberapa hari atau pekan ke depan.
Kenaikan harga energi diproyeksikan berdampak langsung pada indeks harga konsumen di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi utama di AS telah naik dari 2,3 persen pada Februari menjadi 3,3 persen pada Maret. Lonjakan ini memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan harga akan bertahan lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
Akibatnya, bank sentral di berbagai negara diperkirakan akan mengambil sikap lebih hawkish. Federal Reserve, Bank Sentral Eropa, dan Bank of England telah memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. ECB dan BoE, misalnya, mengisyaratkan akan menaikkan suku bunga pada Juni mendatang. Di bawah kepemimpinan Kevin Warsh, The Fed pun dinilai berpotensi mengikuti langkah serupa seiring meningkatnya laju inflasi. Keputusan untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam beberapa bulan ke depan menjadi skenario yang paling mungkin terjadi.
Artikel Terkait
Pelajar SMK di Samarinda Meninggal Akibat Sepatu Terlalu Kecil, Keluarga Terkendala Ekonomi
Waisak 2026 Jatuh pada 31 Mei, Rangkaian Libur Akhir Pekan Panjang Terbentuk
Kecelakaan Maut di Ciseeng: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Pikap
PSI Tak Akan Beri Bantuan Hukum Institusional untuk Grace Natalie, Sebut Kasusnya Urusan Pribadi