Sebagai solusi, AHY mengusulkan pengembangan Bandara Kertajati menjadi hub industri dirgantara. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah menjalin kerja sama antara pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dengan Garuda Maintenance Facility (GMF).
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Bappenas, Kementerian Perhubungan, serta pemangku kebijakan lainnya untuk merancang kerja sama di bidang Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO).
"Kita mulai dulu dengan helikopter, mudah-mudahan setelah itu fix wings. Kita juga melibatkan kementerian dan lembaga lainnya," jelas AHY.
Ia menambahkan, "Ini adalah contoh nyata bahwa dengan kegiatan yang strategis, kita dapat membuka dan menghidupkan suatu wilayah."
Artikel Terkait
Kemenhub Klaim Harga Tiket Mudik Masih Wajar, OTA Dituding Sebabkan Persepsi Mahal
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri