PGN akan memperoleh volume gas bumi sebesar ±410 BBTUD, dimulai sejak akhir Desember 2023. Volume ini akan disesuaikan dengan kemampuan produksi Blok Corridor.
Baca Juga: Film Aquaman and The Lost Kingdom Segera Tayang di Bioskop Palembang pada Tanggal 20 Desember 2023
Gas bumi yang dialirkan akan diperuntukkan bagi sektor kelistrikan, industri, pelaku usaha menengah dan kecil, transportasi, serta rumah tangga, mencerminkan diversifikasi penggunaan gas bumi untuk mendukung berbagai sektor.
Arif Setiawan Handoko, Direktur Utama PGN, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terkait atas penandatanganan PJBG.
Beliau menegaskan bahwa penandatanganan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah, KKKS, dan PGN dalam mendukung industri dan ritel di Pulau Sumatera, Jawa Bagian Barat, dan Kepulauan Riau.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terkait sehingga PJBG telah ditandatangani untuk 5 tahun ke depan. Hal ini merupakan bukti komitmen Pemerintah, KKKS dan PGN dalam melayani industri dan ritel terutama para pemakai gas bumi yang berada disepanjang Pulau Sumatera, Jawa Bagian Barat dan Kepulauan Riau," ujar Arif Setiawan Handoko selaku Direktur Utama PGN, 19/12/2023.
Gas bumi akan digunakan dalam sektor kelistrikan, industri, usaha menengah dan kecil, transportasi, serta rumah tangga. Ini dianggap dapat meningkatkan daya saing usaha di tingkat domestik dan internasional, sambil mendukung operasi dan layanan energi pelanggan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayopalembang.com
Artikel Terkait
Rupiah Melemah Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Data Inflasi AS
MCOL Dirikan Anak Usaha Rp18,75 Miliar untuk Garap Bisnis Data dan TI
Pemerintah Hapus 11.014 Nama dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
IHSG Menguat Tipis 0,46% di Sesi Pagi, Volume Transaksi Tembus Rp10 Triliun