IHSG masih terlihat goyah di perdagangan Rabu (25/2/2026). Setelah terkoreksi cukup dalam 1,37% ke level 8.280 kemarin, tekanan jual masih mengintai. Jadi, hati-hati saja.
Analis dari MNC Sekuritas punya pandangan menarik. Mereka bilang, skenario terbaik adalah jika IHSG bisa bertahan di atas level 8.170. Kalau itu terjadi, peluang untuk melanjutkan penguatan masih terbuka, bahkan berpotensi menuju kisaran 8.440-8.503.
"Tapi jangan lengah," tulis riset mereka. "Waspadai juga kemungkinan koreksi lanjutan ke rentang 8.149-8.217."
Secara teknis, support diperkirakan berada di 8.170 dan 8.025. Sementara resistance ada di 8.408 dan 8.596. Nah, dalam kondisi seperti ini, beberapa saham berikut ini menarik untuk dicermati pergerakannya.
Pertama, ada ERAA (PT Erajaya Swasembada Tbk). Saham ini menguat ke Rp428 dengan volume beli yang meningkat. Posisinya saat ini diduga sedang membentuk bagian dari wave [iv] dari wave 1.
Rekomendasinya Spec Buy di rentang Rp416-Rp422. Target harga ada di Rp452 dan Rp464. Untuk stoploss, di bawah Rp412.
Berikutnya, MBMA (PT Merdeka Battery Materials Tbk). Saham ini naik tipis 0,57% ke Rp880, dan volume pembelian masih mendominasi. Analis memperkirakan posisinya ada di bagian wave 4 dari wave (A).
Artikel Terkait
Petrosea Akuisisi Mayoritas Saham Perusahaan Jasa Pelabuhan Vista Maritim Asia
Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026
InJourney Airports Borong 32 Penghargaan Kepuasan Penumpang ACI 2025
Nikkei Jepang dan KOSPI Korea Cetak Rekor Tertinggi, Didorong Euforia Teknologi AI