Begitu bunyi pengumuman resmi BEI yang dirilis Selasa (14/4/2026).
Kalau kita lihat pergerakannya, ASPR memang sedang panas. Sahamnya tercatat menguat selama enam hari berturut-turut sebelum akhirnya distop. Pada penutupan terakhirnya, Kamis (2/4/2026), harga saham ini sudah berada di level Rp264 per lembar.
Angkanya cukup fantastis. Dalam sebulan terakhir, ASPR melesat 50 persen. Bahkan, sejak awal tahun, kenaikannya mencapai 166,67 persen. Performa yang luar biasa, sekaligus bikin waspada.
Kini, semua mata tertuju pada sesi perdagangan Rabu besok. Bagaimana reaksi pasar setelah saham ini 'dibebaskan'? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Saham Zatta Jaya Melonjak 19% di Tengah Sorotan Kasus dan Notasi L
Adaro Lepas Tambang Kestrel, Saham Melonjak dan Dividen Spesial Dijanjikan
IHSG Dibuka Menguat ke 7.750, Didukung Kenaikan Merata Seluruh Sektor
IHSG Melonjak 2,34%, Analis Proyeksikan Lanjutan Penguatan ke Level 7.700