Korban Anak 7 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Garut yang Tewaskan Tiga Orang

- Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB
Korban Anak 7 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Garut yang Tewaskan Tiga Orang

Sebuah video CCTV yang beredar memperlihatkan momen mengerikan. Sebuah Nissan Grand Livina melaju oleng, lalu menghantam dengan keras seorang bocah lelaki yang sedang berada di jalan. Kejadian di Garut itu merenggut tiga nyawa. Namun, ada secercah harapan: anak lelaki berumur 7 tahun itu ternyata selamat.

Kondisi terkininya diungkap langsung oleh orang tuanya. Melalui unggahan di media sosial pada Selasa (14/4), sang ibu menyampaikan kabar yang melegakan. Meski jadi korban, kondisi anaknya relatif baik.

"Bismillah.... Saya ibu dari anak yang ketabrak di video. Anak saya yang jadi korban kecelakaan di Jalan Ciledug Garut. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat wal'afiat, hanya luka-luka dan memar saja. Mohon do'anya kepada semua teman-teman. Semoga kami semua cepat kembali pulih dari trauma dan bisa sehat kembali. Amin,"

Unggahan tersebut dikutip oleh detikJabar, Rabu (15/4/2026). Kabar itu tentu menjadi pelipur di tengah duka kecelakaan maut yang terjadi dua hari sebelumnya.

Insidennya sendiri berlangsung Minggu malam (12/4), sekitar pukul 21.30 WIB, di Jalan Ciledug, Kabupaten Garut. Nah, dalam kejadian tragis ini, seorang pria berusia 58 tahun bernama Cecep meninggal dunia. Ia sehari-hari berjualan nasi goreng di tempat itu.

Menurut penjelasan Kasat Lantas Polres Garut, AKP Luky Martono, kronologinya dimulai dari mobil Nissan Grand Livina bernopol B-16XX-XXX. Mobil yang dikemudikan MS (57) itu melaju kencang dan terlihat tidak terkendali menuju perempatan Sukadana.

Di TKP, mobil itu tiba-tiba oleng ke kiri. Dengan hentakan keras, kendaraan itu menabrak dua sepeda motor dan sebuah gerobak nasi goreng yang sedang mangkal di pinggir jalan.

"Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi," ungkap Luky. Ia menambahkan, dugaan sementara adalah karena pengemudi kurang berhati-hati dan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar