Setahun Setelah Gagal, Ghizelle Terbang ke Makassar demi Mimpi Masuk PB Djarum

- Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Setahun Setelah Gagal, Ghizelle Terbang ke Makassar demi Mimpi Masuk PB Djarum

Kegagalan di tahun lalu tak membuat Ghizelle Joicellyne menyerah. Setahun berselang, pebulu tangkis cilik asal Bandung itu kembali mencoba peruntungan di Audisi Umum PB Djarum 2026. Ia rela terbang jauh ke Makassar demi mewujudkan mimpinya.

Pada babak kedua turnamen yang digelar di GOR Dafest, Makassar, Kamis (6/8/2026), Ghizelle tampil meyakinkan. Menghadapi Khairan Niswa Kusuma, ia menang dua gim langsung dengan skor 21-14 dan 21-9. Kemenangan itu mengantarnya melaju ke babak berikutnya.

Hasil ini menjadi buah dari kerja keras selama setahun terakhir. Sebelumnya, pada Audisi Umum PB Djarum 2025 di Kudus, langkahnya terhenti lebih awal karena gagal melewati tahap screening.

"Saya dari Bandung ke Makassar bersama Papa dan Mama. Ini audisi kedua saya. Sebelumnya saya ikut Audisi Umum PB Djarum di Kudus pada 2025, tetapi saat itu saya kalah di tahap screening," ujar Ghizelle.

Alih-alih larut dalam kekecewaan, Ghizelle menjadikan kegagalan itu sebagai motivasi. Ia meningkatkan intensitas latihan sekaligus memperbaiki mental bertanding agar lebih siap saat kembali mengikuti audisi tahun ini.

"Kali ini saya lebih siap karena sudah berlatih lebih serius daripada sebelumnya. Saya juga lebih percaya diri sekarang," katanya.

Di balik perjuangannya menuju Makassar, tersimpan cerita yang menjadi awal lahirnya mimpi besar tersebut. Kecintaannya terhadap bulu tangkis berawal sekitar enam tahun lalu ketika sang ayah mengajaknya bermain dan memperkenalkannya dengan atlet ganda putra Pelatnas, Raymond Indra.

Pertemuan dengan Raymond, yang merupakan putra teman ayahnya, menjadi titik balik bagi Ghizelle. Dari obrolan sederhana, ia mulai mengenal kehidupan seorang atlet dan besarnya peluang yang bisa diraih melalui PB Djarum.

"Awalnya saya tidak pernah kepikiran menjadi atlet bulu tangkis. Waktu itu Papa mengajak saya bermain bulu tangkis dan bertemu dengan Ko Raymond. Beliau bercerita bahwa menjadi atlet bulu tangkis itu menyenangkan, apalagi kalau bisa masuk PB Djarum. Dari situ saya mulai tertarik," ungkapnya.

Sejak saat itu, Ghizelle semakin rajin berlatih sambil menanamkan satu target besar dalam benaknya, yakni menjadi bagian dari klub yang telah melahirkan banyak pebulu tangkis kelas dunia.

"Saya juga melihat banyak atlet hebat yang lahir dari PB Djarum. Sejak saat itu saya punya mimpi untuk menjadi atlet PB Djarum dan suatu hari nanti menjadi pemain bulu tangkis yang hebat," tutur Ghizelle.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags