Gubernur Sulsel Yakin Sekolah Rakyat Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Gubernur Sulsel Yakin Sekolah Rakyat Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, optimistis Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) akan menjadi tempat lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan daya saing tinggi di tingkat global. Keyakinan ini ia sampaikan di Makassar pada Sabtu (8/8/2026), sehari setelah mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau aktivitas SRT 3 di Sudiang, Makassar.

Andi Sudirman menyoroti kelengkapan fasilitas dan kualitas tenaga pendidik sebagai faktor kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, SRT hadir dengan tujuan mulia untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai sekaligus membekali peserta didik dengan kemampuan esensial yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Kurikulum yang diterapkan di SRT mencakup pembelajaran bahasa asing seperti Inggris, Jepang, dan Mandarin, yang dianggap krusial untuk persaingan internasional. "Fasilitasnya sangat lengkap, tenaga pendidiknya luar biasa, bahkan para siswa dibekali kemampuan berbahasa Inggris, Jepang, hingga Mandarin sebagai bekal menghadapi persaingan global," ujar Andi Sudirman saat meninjau SRT 3.

Selain aspek akademik, pembentukan karakter dan akhlak mulia juga menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Gubernur meyakini bahwa pendekatan holistik ini akan melahirkan generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan moralitas. "Saya optimistis Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia," tambahnya, menekankan pentingnya nilai-nilai karakter dalam pendidikan.

Andi Sudirman juga meyakini bahwa SRT akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat karena program ini memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, termasuk penyandang disabilitas, yang selama ini mungkin kesulitan mengakses pendidikan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur tidak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial atas inisiasi program Sekolah Rakyat. Ia menilai program ini sebagai amal jariyah yang besar dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang membutuhkan. "Ini adalah program yang sangat istimewa dan menjadi amal jariyah yang besar dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia," pungkasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags