Angka lima juta homepass kini tercapai oleh PT Link Net Tbk (LINK). Perusahaan yang berada di bawah naungan Axiata Group ini berhasil mencatatkan pencapaian itu di berbagai wilayah di Indonesia. Bukan cuma sekadar angka, pencapaian ini dianggap sebagai bukti nyata upaya mereka dalam pemerataan akses internet dan mendorong transformasi digital di tanah air.
Semua itu tentu bukan datang tiba-tiba. Menurut pihak perusahaan, ini buah dari strategi ekspansi jaringan yang dijalankan secara konsisten dan terukur. Di sisi lain, pertumbuhan ini juga menggambarkan kepercayaan yang diberikan oleh para mitra strategis mereka.
“Bagi Linknet, pencapaian 5 juta home-passed ini bukan sekadar angka, melainkan bukti konsistensi kami dalam melakukan ekspansi jaringan di Indonesia,” ujar Direktur Utama Link Net, Kanishka Gayan Wickrama, dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2026).
Dia menambahkan, pencapaian ini didorong oleh strategi yang lincah dan terarah. Sinergi dengan mitra, kata dia, menjadi kunci untuk memastikan nilai bisnis yang optimal.
Lalu, bagaimana caranya? Linknet punya pendekatan khusus. Mereka menerapkan strategi Build-to-Suit (B2S) dan model Open Access yang benar-benar diselaraskan dengan permintaan pasar. Analisis data dari mitra menjadi panduannya. Hasilnya, setiap kali melakukan ekspansi, tingkat penggunaan dan potensi monetisasinya sudah bisa dipetakan dari awal.
Dampaknya cukup signifikan. Selain jaringan makin luas, cara ini juga berpengaruh positif pada pertumbuhan bisnis. Efisiensi biaya meningkat, monetisasi melalui kemitraan Open Access bisa lebih cepat, dan fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang seperti pengembangan Fixed Mobile Convergence (FMC) jadi lebih kokoh.
Ke depan, fokus Linknet akan bergeser. Mereka tak lagi sekadar membangun, tapi mengoptimalkan penggunaan jaringan yang sudah ada. Monetisasi melalui kemitraan strategis akan dikejar, begitu pula dengan penguatan kapabilitas untuk menjawab permintaan pasar. Dengan jaringan yang semakin terbentang, perusahaan ini optimis bisa terus memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan dan tentu saja, mendukung masa depan digital Indonesia.
(Rahmat Fiansyah)
Artikel Terkait
Wall Street Cetak Rekor Penutupan Tertinggi Sepanjang Masa di Tengah Harapan Gencatan Senjata AS-Iran
PT Segar Kumala Indonesia Bagikan Dividen Final Rp25 Miliar untuk Tahun Buku 2025
ADRO dan AADI Tunggu Aturan Resmi Pemerintah soal Pembentukan BUMN Ekspor Tunggal
Antam Dukung Kebijakan Pemerintah Perkuat Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam