Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak kemarin sore ternyata membawa konsekuensi serius. Menurut catatan BPBD Provinsi Lampung, banjir menerjang 16 kecamatan di kota itu. Intensitas hujan yang tinggi, mulai sekitar pukul setengah tujuh malam, membuat air meluap di berbagai lokasi.
Analis Bencana BPBD Lampung, Wahyu Hidayat, mengonfirmasi hal ini.
"Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Bandarlampung sejak pukul 18.30 WIB. Hal itu menyebabkan sejumlah titik di 16 kecamatan di kota itu terdampak banjir," ujarnya, seperti dilansir Antara, Rabu (15/4/2026).
Dampaknya sungguh parah. Banjir tak hanya merendam rumah-rumah warga, tapi juga merenggut satu nyawa. Ada juga laporan tanah longsor yang ikut terjadi.
"Pada kejadian banjir tersebut terdapat laporan satu orang warga meninggal dunia serta tanah longsor," kata Wahyu.
Daftar kecamatan yang kebanjiran cukup panjang: Kemiling, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Panjang, hingga Bumi Waras. Intinya, hampir separuh kota ini kebanjiran. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan disebut-sebut mencapai lebih dari satu meter cukup untuk menyapu banyak hal.
Menyikapi keadaan darurat ini, tim gabungan langsung bergerak. Petugas dari BPBD kota, pemadam kebarakan, TNI-Polri, Basarnas, Satpol PP, dan PMI dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Upaya mereka cukup intensif.
Untungnya, situasi perlahan mulai membaik. Menurut Wahyu, genangan air di wilayah terdampak sudah surut. Cuaca di Bandarlampung pagi ini juga terpantau cerah berawan, memberikan sedikit kelegaan setelah kejadian mengerikan semalam.
Peristiwa ini bermula dari hujan lebat yang turun lebih dari satu jam pada Selasa (14/4) sore. Curah hujan yang begitu tinggi dalam waktu singkat itulah yang membuat sistem drainase kota kewalahan, berujung pada banjir besar yang merata.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Empat Pelajar dan Alumni dalam Konvoi Kelulusan yang Tantang Lawan di Bogor
Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Kebayoran Baru, Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam
Polisi Sterilisasi Area Java Jazz Festival, Tak Temukan Benda Mencurigakan
Polisi Gerebek Diskotek di Labuhanbatu, Amankan Enam Orang dan Temukan Pil Ekstasi Bermerek Minion