Wall Street Melonjak Usai Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Harga Minyak Anjlok

- Rabu, 08 April 2026 | 22:30 WIB
Wall Street Melonjak Usai Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Harga Minyak Anjlok

Reaksi di lantai bursa cukup jelas. Saham-saham yang paling terbebani harga minyak justru meroket. United Airlines melonjak 13,7 persen, Delta naik 11 persen. Saham Norwegian Cruise Line juga ikut naik hampir 12 persen.

Di pasar obligasi, imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun menjadi 4,25 persen. Ini sinyal bahwa kekhawatiran inflasi sedikit mereda, yang berpotensi menurunkan suku bunga kredit seperti hipotek.

Tapi benarkah semua sudah aman? Banyak analis justru menyoroti sisi lain.

Takashi Hiroki, Kepala Strategi Monex, menilai sentimen memang membaik, tapi ketidakpastian masih sangat tinggi.

Peringatannya masuk akal. Pola kebijakan Trump yang kerap berubah-ubah menjadi sumber kecemasan tersendiri. Ia sudah beberapa kali menetapkan tenggat untuk Iran, hanya untuk menundanya kemudian. Pola ini mengingatkan pasar pada kebijakan tarif impornya dulu yang juga penuh kejutan.

Analis lain, Tim Waterer dari KCM Trade, menggambarkan suasana pasar dengan lebih hati-hati.

Intinya, pasar bernapas lega hari ini. Tapi napas itu masih pendek dan waspada. Dua minggu ke depan akan jadi penentu apakah kenaikan ini bisa bertahan, atau hanya sekadar pelarian sesaat sebelum badai berikutnya datang.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar