IHSG Melemah, Saham Energi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

- Senin, 30 Maret 2026 | 11:15 WIB
IHSG Melemah, Saham Energi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Namun begitu, ada kekhawatiran yang lebih serius di udara. Bruce Kasman, Global Head of Economics JPMorgan, memberikan peringatan keras. Menurutnya, potensi penutupan Selat Hormuz bisa memicu badai yang jauh lebih besar.

Kata-katanya, yang dikutip Reuters, menggambarkan skenario terburuk yang mungkin terjadi.

Batu bara pun ikut merasakan imbasnya. Harga komoditas hitam ini bertahan di atas USD140 per ton pada Jumat lalu, mendekati level tertinggi sejak akhir 2024. Sejak perang Iran dimulai, harganya sudah melonjak lebih dari 20%. Gangguan pasokan minyak dan gas global memaksa banyak negara, termasuk Jepang yang baru-baru ini memberi sinyal, untuk kembali mengandalkan batu bara sebagai alternatif. Ketidakpastian diplomasi pun terus menjaga premi risiko pada harga energi global tetap tinggi.

Jadi, meski IHSG lesu, sektor energi justru menjadi cerah diterangi oleh gejolak geopolitik yang justru menciptakan ketakutan di tempat lain. Situasi yang ironis, tapi nyata terjadi di pasar.

Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar