Indeks-indeks lainnya pun tak luput dari tekanan. LQ45 melemah sangat tipis ke level 746, sementara JII turun lebih dalam 0,41 persen ke 489. MNC36 dan IDX30 juga ikut merosot, masing-masing ke level 314 dan 406.
Di tengah kondisi yang beragam itu, ada beberapa saham yang tampil luar biasa. Papan pimpinan gainers diduduki oleh Indo Premier Investment Management (XIFE) yang melonjak 34,29 persen. Di belakangnya, Ciptadana Asset Management (XCIS) naik 30,88 persen, dan yang menarik perhatian banyak pihak, saham PT Garuda Indonesia (GIAA) meroket 28,77 persen.
Namun begitu, di sisi lain papan, ada juga saham-saham yang tertekan cukup dalam. PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK) tercatat sebagai loser utama dengan penurunan 15 persen. Disusul oleh PT Island Concepts Indonesia (ICON) yang melemah 10,81 persen, dan PT Alakasa Industrindo (ALKA) yang turun 7,97 persen.
Pergerakan pagi ini menunjukkan dinamika pasar yang masih mencari arah jelas, diwarnai oleh aksi jual-tarik profit dan pembelian selektif pada saham-saham tertentu.
Artikel Terkait
IHSG Berbalik Anjlok 1,21% di Sesi I, Sektor Energi dan Industri Tertekan
Laba Bersih DGWG Tembus Rp218,85 Miliar di 2025, Didongkrak Pendapatan Rekor
ESDM Siap Naikkan Harga Patokan Nikel Usai Perintah Presiden Prabowo
IHSG Anjlok 1,34% Usai Reli, Aksi Jual Big Cap Jadi Pemicu