Salam Social: Jejaring Sosial Muslim Indonesia Resmi Hadir dengan Fitur Moderasi Ketat

- Jumat, 21 November 2025 | 21:50 WIB
Salam Social: Jejaring Sosial Muslim Indonesia Resmi Hadir dengan Fitur Moderasi Ketat
Ruang Baru di Dunia Maya untuk Muslim Indonesia

Buat yang lagi nyari suasana berbeda di media sosial, ada kabar baru nih. Salam Social, sebuah jejaring sosial yang dikhususkan untuk Muslim, resmi meluncur platformnya untuk pengguna Indonesia. Intinya, mereka nawarin ruang online yang lebih nyaman, di mana komunikasi dan interaksi dibangun di atas fondasi nilai-nilai Islam dan rasa saling menghargai.

Yang menarik, platform ini sudah tersedia dalam bahasa Indonesia. Tapi jangan salah, jangkauannya global. Mereka punya misi menghubungkan Muslim dari berbagai penjuru dunia, mulai dari Indonesia dan Malaysia, sampai ke Timur Tengah, bahkan Eropa. Semuanya disatukan dalam satu komunitas virtual.

Lebih dari Sekadar Like dan Follower

Kalau di platform lain kita sering ketemu konten yang bikin geleng-geleng, Salam Social hadir dengan pendekatan berbeda. Sejak awal, mereka memang didesain sebagai jejaring sosial Muslim dengan sistem moderasi ketat. Konten yang muncul di linimasa dikurasi berdasarkan nilai-nilai Islam, sehingga diharapkan bisa tercipta suasana yang lebih tenang, aman, dan saling menghormati.

Nggak cuma itu, fitur-fitur unggulannya juga cukup mencolok. Misalnya, ada moderasi konten berbasis nilai Islam. Di sini, algoritma dan tim moderator bakal memastikan tidak ada konten vulgar, hinaan, atau yang bertentangan dengan ajaran agama yang berkeliaran.

Lalu ada opsi linimasa terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Fitur ini memungkinkan pengguna memilih format interaksi yang dirasa paling nyaman, sambil tetap menjaga norma kesopanan dan batasan pribadi.

Yang keren lagi, mereka punya sistem terjemahan otomatis untuk postingan dan komentar ke lebih dari 30 bahasa, termasuk Indonesia. Jadi, nggak perlu pusing dengan hambatan bahasa. Pengguna dari negara berbeda bisa saling berkomunikasi dan memahami satu sama lain dengan mudah.

Dan yang nggak kalah penting, platform ini mendukung berbagai inisiatif sosial dan donasi. Pengguna bisa menemukan atau bahkan mempromosikan proyek bantuan, penggalangan dana, dan kegiatan relawan langsung dari dalam aplikasi.

Bukan Cuma Tempat Nongkrong Virtual

Jadi, Salam Social nggak cuma sekadar tempat bagi-bagi foto atau update status. Mereka ingin menjadi lebih dari itu. Ini adalah sebuah ruang di mana pengguna bisa berbagi konten keagamaan dan edukatif, bercerita tentang kehidupan Muslim di berbagai belahan dunia, hingga mencari teman sevisi untuk kolaborasi dalam proyek-proyek positif.

Di sisi lain, peluncuran di Indonesia jelas merupakan langkah strategis. Soalnya, Indonesia kan punya populasi Muslim terbesar di dunia. Para penggagas berharap, jejaring sosial Muslim ini bisa jadi semacam "rumah online" yang nyaman dan aman bagi pengguna di sini. Sebuah tempat untuk berkomunikasi, berkembang, dan berbuat kebaikan, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai agama.

Buat yang penasaran dan mau coba, platform Salam Social bisa diakses langsung di situs resminya. Pendaftarannya gratis, dan kalian bisa gabung lewat ponsel atau komputer. Silakan dicoba, siapa tahu ini yang selama ini kamu cari.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar