Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo resmi menuntaskan pemberangkatan jemaah calon haji untuk musim 2026 pada Kamis dini hari, 21 Mei 2026, dengan melepas kloter ke-26 yang sekaligus menjadi kloter terakhir dari bandara tersebut. Kloter pamungkas ini mengangkut 320 orang yang berasal dari beberapa kabupaten dan kota, termasuk Kota Yogyakarta, dan menandai berakhirnya rangkaian operasional penerbangan haji dari sisi udara di wilayah itu.
Berdasarkan data pengelola embarkasi, rincian jemaah dalam kloter 26 terdiri dari 47 orang asal Kabupaten Purworejo, 134 orang dari Kota Yogyakarta, 100 orang dari Kabupaten Sleman, 4 orang dari Kabupaten Gunungkidul, serta 29 orang dari Kabupaten Kulon Progo. Selain itu, terdapat empat orang petugas kloter dan dua orang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari Purworejo dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang turut bergabung dalam penerbangan tersebut.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, turut melepas keberangkatan jemaah dan menyampaikan doa agar seluruh calon haji diberikan kesehatan, kelancaran, serta keselamatan selama menjalani rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik di tengah padatnya aktivitas ibadah.
"Ibadah haji membutuhkan tenaga dan stamina yang kuat karena rangkaian ibadahnya cukup panjang dan padat. Jangan sampai kondisi kesehatan menurun sehingga mengganggu pelaksanaan ibadah," ujar Wawan pada Kamis, 21 Mei 2026.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Muhammad Thamrin, mengungkapkan bahwa sejak 21 April hingga 21 Mei 2026, Embarkasi Haji YIA telah melayani total 26 penerbangan. Setiap kloter membawa 360 orang, sehingga secara keseluruhan sebanyak 9.320 jemaah telah diberangkatkan melalui bandara tersebut.
"Dengan rincian 3.748 orang jemaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta, 5.468 orang jemaah haji asal Karesidenan Kedu, 26 orang TPHI, 26 orang TPIHI, dan 52 orang TKHI," jelas Thamrin.
Kloter pertama jemaah dari DIY dan Karesidenan Kedu diberangkatkan pada 21 April 2026 pukul 23.40 WIB menuju Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 6501 jenis Airbus A330-300. Adapun kloter 26, yang menjadi penutup, terbang menuju Jeddah pada pukul 03.40 WIB dengan pesawat Garuda Indonesia GA 6526, membawa jemaah asal Kabupaten Purworejo.
Thamrin menambahkan, PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola YIA telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kelancaran operasional penerbangan haji. Fasilitas tersebut mencakup area pelayanan jemaah, pemeriksaan dokumen, layanan keamanan, ruang tunggu, fasilitas kesehatan, serta pelayanan khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas. Otoritas bandara juga mengerahkan 15 hingga 20 personel Airport Security untuk mendukung pemeriksaan keamanan di Hotel Haji, serta total 448 personel dari berbagai fungsi kerja yang bertugas di area terminal dan sisi udara.
Ke depan, YIA akan mulai melayani penerbangan debarkasi atau pemulangan jemaah haji pada 1 hingga 29 Juni 2026. Sebanyak 9.320 jemaah dari wilayah Yogyakarta dan Karesidenan Kedu, yang mencakup Kebumen, Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo, dijadwalkan kembali melalui bandara yang sama.
Artikel Terkait
Pertamina Optimalkan Sumber Daya Domestik dan Tekan Impor Energi demi Ketahanan Nasional
Kemenpar Siapkan Diskon Tiket dan Insentif Pajak untuk Jaga Pariwisata di Tengah Konflik Timur Tengah
Pemerintah Kecualikan Sektor Hulu Migas dari Kewajiban Ekspor Lewat BUMN dan Penempatan Devisa di Himbara
SpaceX Resmi Ajukan IPO, Ungkap Pendapatan Rp 300 Triliun dan Kerugian Bisnis AI