PT Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) baru saja merilis laporan keuangannya untuk tahun 2025. Hasilnya? Laba bersih perusahaan tercatat di angka USD 271 juta. Angka yang cukup besar, tapi sebenarnya ini menandai penurunan yang cukup signifikan.
Jika dibandingkan dengan tahun 2024, laba bersih ADMR anjlok 38 persen. Tahun lalu, mereka mampu membukukan keuntungan hingga USD 436 juta. Penurunan ini tentu menarik untuk dicermati lebih jauh.
Menurut laporan yang dipublikasikan Jumat lalu, pendapatan usahanya pun ikut merosot. Turun sekitar 15,65 persen menjadi USD 972 juta, dari posisi sebelumnya yang mencapai USD 1,15 miliar. Di sisi lain, beban yang harus ditanggung perusahaan justru membengkak.
Beban pokok pendapatan naik menjadi USD 577 juta. Belum lagi beban usaha yang juga ikut meningkat, kini mencapai USD 43,6 juta. Kombinasi pendapatan yang turun dan beban yang naik ini jelas memberi tekanan pada kinerja keuangan.
Namun begitu, ada secercah cahaya di akhir tahun. Pada kuartal IV-2025, laba bersih ADMR justru naik 5 persen dibanding kuartal sebelumnya. Peningkatan ini ternyata dipicu oleh beban lain-lain senilai USD 31,4 juta yang bersifat one-off.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Belum Ubah APBN Meski Harga Minyak Sempat Melonjak
PT ITSEC Asia (CYBR) Rencanakan Stock Split 1:2, Tunggu Persetujuan RUPSLB April 2026
CYBR Rencanakan Stock Split 1:2, Tunggu Persetujuan RUPSLB April 2026
IHSG Naik 1,41%, Saham Bank Artha Graha (INPC) Melonjak 32,67%