Pasar saham kita lagi panas-panasnya, tapi bukan karena kenaikan. Sepanjang pekan kemarin, tekanan jual dari investor asing benar-benar terasa dan membuat IHSG jungkir balik. Indeks gabungan itu anjlok tajam, hampir 8 persen, ke level 7.585. Cuma satu hari hijau, selebihnya merah menyala.
Kalau dirunut, sentimen negatifnya datang dari mana-mana. Mulai dari eskalasi konflik di Timur Tengah antara AS, Israel, dan Iran, sampai dengan penurunan outlook Indonesia oleh lembaga pemeringkat. Isu transparansi pasar domestik juga ikut jadi bahan perbincangan yang bikin investor was-was.
Nah, dalam kondisi kayak gini, investor asing memilih untuk menarik dananya. Data BEI mencatat, net sell mereka di pasar reguler mencapai Rp2,48 triliun. Angka yang cukup signifikan dan tentu saja menambah beban psikologis di pasar.
Lalu, saham-saham apa saja yang jadi sasaran empuk mereka?
Di urutan teratas, ada saham kebanggaan banyak orang: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Saham bank Grup Djarum ini dilepas asing dengan nilai jual bersih sekitar Rp707 miliar. Harganya pun ikut tertekan, turun 2,44% ke level Rp7.000 per saham.
Berbeda cerita dengan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). Meski jadi sasaran jual bersih asing senilai Rp664,56 miliar, harga sahamnya justru masih mampu naik 2,32% ke Rp1.765. Kenaikan harga minyak mentah akibat gejolak geopolitik rupanya jadi penyelamat untuk saham migas yang satu ini.
Artikel Terkait
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024
Lonjakan Harga Minyak Global Gagal Dongkrak Sektor Energi di Tengah Amukan IHSG
Menkeu Tegaskan THR Karyawan Swasta Tetap Kena Pajak, Sarankan Protes ke Perusahaan
Emas Rebound di Akhir Pekan, Tapi Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan