Sekretariat DPRD Sumatera Selatan ternyata menganggarkan dana untuk membeli dua meja biliar. Barang ini rencananya akan ditempatkan di rumah dinas dua pimpinan dewan. Yang bikin mata berkedip, nilainya: hampir setengah miliar rupiah, tepatnya Rp 486,9 juta.
Informasi ini muncul dalam data SIRUP LKPP yang di-update awal Maret 2026. Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Humas DPRD Sumsel, Hadiyanto, membenarkan anggaran itu memang ada.
"Siap, untuk kegiatan tersebut baru masuk di e-katalog LKPP, untuk pelaksanaan belum,"
ujar Hadiyanto.
Menurutnya, pengadaan meja biliar ini adalah kebutuhan penunjang bagi aktivitas para wakil rakyat. Penjelasan ini datang di saat yang agak janggal, sebenarnya. Soalnya, pemerintah daerah sedang berusaha mengencangkan ikat pinggang anggaran imbas pemotongan dana transfer dari pusat.
"Alat tersebut sebagai kebutuhan penunjang aktivitas para anggota dewan,"
katanya lagi, menegaskan.
Nah, rincian angkarnya begini. Untuk Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, dianggarkan Rp 151 juta. Sementara untuk Wakil Ketua III, Ilyas Panji Alam, angkanya lebih besar: Rp 335,9 juta. Dua angka itu jika dijumlahkan, ya, mendarat di angka Rp 486,9 juta tadi.
Di satu sisi, fasilitas untuk para pemangku jabatan memang perlu. Namun begitu, besaran nominal untuk dua meja biliar itu tentu akan menyulut pertanyaan publik, terutama di tengah situasi penghematan yang digaungkan.
Artikel Terkait
Iran Belum Pastikan Keikutsertaan dalam Putaran Kedua Perundingan Perdamaian dengan AS di Islamabad
Mardiono Targetkan Indonesia Bebas Impor Beras Mulai 2025
Dua Calon Haji Soppeng Batal Terbang, Satu Hamil dan Satu Sakit
BRIN Kembangkan Makanan Praktis Berpemanas Tanpa Api untuk Jamaah Haji