Nah, soal kepemilikan saham, laporan bulanan ke bursa per akhir Januari 2026 memberikan gambaran yang jelas. Pengendali saham terbesar adalah Sulastri, dengan kepemilikan sekitar 32,18 juta saham atau setara 7,09 persen.
Namun begitu, pemegang saham mayoritas sebenarnya adalah PT Mandalindo Putra Perkasa. Mereka menguasai 217 juta saham, yang berarti hampir 47,85 persen dari total saham beredar.
Sisanya, sekitar 36,87 persen, dikuasai oleh publik atau pemegang saham non-warkat. Yang patut dicatat, penerima manfaat akhir dari seluruh kepemilikan saham ini tetaplah Sulastri sebagai pemilik perusahaan.
Dari sisi pergerakan harga, ceritanya jadi dua sisi. Dalam sebulan terakhir, saham OILS memang cukup perkasa dengan kenaikan 14,58 persen. Tapi jika ditarik sejak awal tahun, justru ada penurunan sekitar 6,09 persen. Fluktuasi yang wajar di pasar modal.
Begitulah profil singkat OILS, produsen minyak kelapa dan tepung kopra yang kinerja sahamnya sedang jadi sorotan.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Garuda Indonesia Turun Peringkat ke Bintang 4, Janjikan Transformasi Layanan
Wall Street Anjlok Diterjang Data Buruk dan Ancaman Perang di Timur Tengah
Pemerintah Siapkan Bansos dan Diskon Transportasi untuk Jaga Daya Beli Jelang Lebaran 2026
Danantara Tunjuk Dua Perusahaan China Kelola Proyek Sampah Jadi Listrik di Bekasi dan Denpasar