IHSG Anjlok 4,6% Dihajar Ketegangan Timur Tengah dan Revisi Outlook Fitch

- Rabu, 04 Maret 2026 | 16:40 WIB
IHSG Anjlok 4,6% Dihajar Ketegangan Timur Tengah dan Revisi Outlook Fitch

Namun begitu, masalahnya nggak cuma dari luar negeri. Sentimen negatif juga datang dari dalam, tepatnya dari lembaga pemeringkat Fitch. Mereka merevisi outlook rating surat utang Indonesia menjadi negatif. Keputusan ini mirip dengan yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Moody's dan S&P, yang sama-sama khawatir dengan risiko fiskal kita.

Akibatnya, semua sektor di papan pencatatan BEI berakhir di zona merah. Sektor Basic Industry jadi yang terparah, terperosok 7,4 persen. Sektor Transportation dan Cyclical juga ikut terpuruk, masing-masing melemah 7,2 persen dan 6,7 persen. Indeks-indeks lainnya seperti LQ45 dan IDX30 ikut terimbas, turun signifikan. Indeks JII dan ISSI bahkan terpukul lebih dalam.

Di tengah badai jual ini, beberapa saham jadi bulan-bulanan. ELPI, MMLP, dan FILM tercatat sebagai top losers dengan penurunan yang cukup dalam, mencapai double digit. Saham-saham properti dan transportasi terlihat paling tertekan.

Tapi nggak semua suram. Beberapa saham masih bisa bertahan dan bahkan mencetak keuntungan. SGRO, VICI, dan BOLA adalah sedikit dari yang berhasil naik, menjadi top gainers di tengah situasi yang serba tidak menentu ini. Setidaknya, ini memberi secercah harapan bahwa masih ada yang percaya pada fundamental tertentu.

Jadi, Rabu yang kelam bagi pasar modal. Semua mata kini tertuju ke perkembangan di Timur Tengah dan respons kebijakan domestik, menunggu apakah besok akan ada angin perubahan atau justru tekanan yang sama.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar