Yang lebih mencolok, seluruh sektor bisnis serentak berwarna merah. Tak ada satu pun yang luput. Dari energi, keuangan, teknologi, hingga properti dan kesehatan semuanya kompak terperosok. Sektor bahan baku dan industri pun ikut dalam deretan panjang pelemahan ini.
Di tengah situasi suram itu, tetap ada sedikit cahaya. Beberapa saham bahkan mampu melesat tinggi. PT SLJ Global Tbk (SULI) jadi pemuncak dengan kenaikan fantastis 26,61 persen. Diikuti PT Ifishdeco Tbk (FIS) yang naik 24,62 persen, dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dengan gain 24,59 persen.
Namun begitu, papan penderita didominasi oleh saham-saham yang terjun bebas. PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) memimpin kerugian dengan penurunan 14,78 persen. PT Indospring Tbk (INDS) menyusul di belakangnya, anjlok 14,68 persen. Lalu ada PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang ikut terpangkas 13,22 persen.
Pasar menunggu napas berikutnya. Semua mata kini tertuju pada apakah IHSG bisa bangkit dari level rendahnya ini, atau justru akan terperosok lebih jauh lagi seiring berjalannya sesi.
Artikel Terkait
PT SMI Siapkan Instrumen Investasi untuk Libatkan Masyarakat Biayai Infrastruktur
MNC Sekuritas Gelar Investor Gathering 2026, Bahas Peluang di Pasar Global
Dolar AS Meroket ke Level Tertinggi Tiga Bulan, Investor Berlindung dari Ketegangan Timur Tengah
IHSG Anjlok Lebih dari 2%, Terimbas Gelombang Jual Massal di Asia