BEI bersama KSEI kini resmi mempublikasikan informasi kepemilikan saham di atas 1 persen. Ini adalah tindak lanjut dari keputusan OJK yang menetapkan kedua lembaga itu sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Nantinya, informasi ini akan disediakan oleh KSEI dan dirilis tiap bulan lewat situs BEI.
"Penyajian data dilakukan secara terstruktur guna meningkatkan kualitas keterbukaan informasi terkait struktur kepemilikan saham emiten di pasar modal Indonesia,"
Demikian bunyi keterangan resmi BEI yang dikutip Selasa lalu. Bursa menyatakan langkah ini bagian dari reformasi untuk memperkuat transparansi. Tujuannya jelas: memberi gambaran lebih utuh soal komposisi pemegang saham kepada investor dan semua pemangku kepentingan.
Ingat, keputusan beli atau jual saham sepenuhnya ada di tangan Anda sebagai investor.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Picu Aksi Jual dan Anjloknya Bursa Asia
BEI Siapkan Demutualisasi untuk Pacu Peringkat ke 10 Besar Global
Harga Emas di Pegadaian Turun pada Awal Maret 2026
IHSG Tertekan Dua Hari Berturut-turut Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah