LONDON Spekulasi terus bergulir soal masa depan Cole Palmer di Chelsea. Kabar yang beredar menyebut pemain bintang itu mungkin merindukan Manchester, kota kelahirannya, dan dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Manchester United. Namun, sang pelatih kepala, Liam Rosenior, dengan tegas menepis semua itu.
“Saya sudah ngobrol banyak sama Cole. Dan dia tampaknya bahkan, memang sangat, sangat senang di sini,” ujar Rosenior, dengan nada meyakinkan. “Dia bagian penting dari rencana jangka panjang kami. Pemain yang luar biasa.”
Pernyataan itu dilontarkannya pekan lalu, menanggapi pertanyaan apakah Palmer benar-benar ‘rindu kampung halaman’. Palmer memang dikenal sebagai penggemar Setan Merah sejak kecil, meski karir profesionalnya dimulai dari akademi rival, Manchester City. Beberapa laporan belakangan ini mengklaim dia kurang betah di London, yang kemudian memicu rumor bahwa Old Trafford bisa jadi tujuan berikutnya.
Namun begitu, Rosenior tampaknya tak ambil pusing. Menjelang laga penting Chelsea di Liga Champions kontra Napoli, dia kembali ditodong pertanyaan serupa. Apakah dia punya ‘jaminan’ dari dewan klub bahwa Palmer tidak akan dijual?
Jawabannya singkat dan jelas.
“Jaminan? Nggak perlu. Itu nggak realistis,” tegasnya. “Isu itu muncul begitu aja. Nggak ada isinya. Saya bahkan nggak merasa perlu membicarakan hal itu. Itu posisi saya.”
Rosenior lebih memilih fokus pada perkembangan pemainnya. “Cole senang banget di sini. Percakapan kami lebih banyak tentang bagaimana bikin tim ini lebih baik, bagaimana dia bisa berkembang, dan bagaimana saya bisa bantu dia,” lanjutnya. “Dia pengen jadi pemain Chelsea. Spekulasi emang nggak bisa dihindari, tapi sebagian dari itu jauh banget dari kenyataan. Nggak ada gunanya dibahas.”
Menurutnya, semua rumor itu wajar-wajar saja. Logikanya sederhana. “Cole pemain hebat. Saya nggak heran dengan timing pemberitaannya. Setiap ada manajer baru datang, selalu aja ada yang dikabarkan nggak nyaman. Padahal nggak benar. Dia ada di sini, bahagia, dan saya nggak sabar lihat dia main lagi,” jelas Rosenior.
Lantas, akankah Chelsea benar-benar melepas Palmer?
Di tengah hiruk-pikuk rumor, laporan dari Daily Telegraph justru menyatakan hal sebaliknya. Klub dari Stamford Bridge ini dikabarkan menganggap Palmer sebagai aset ‘tak tersentuh’. Mereka bertekad mempertahankannya minimal sampai akhir dekade ini. Kontrak panjangnya yang mengikat hingga 2033 saat Palmer menginjak usia 31 tahun sepertinya memperkuat posisi Chelsea. Jadi, untuk saat ini, semua tanda menunjukkan Palmer akan tetap bertahan.
Artikel Terkait
Borneo FC Incar Puncak Klasemen BRI Super League saat Jumpa Persik Kediri
Harry Kane Cetak Rekor Baru di Liga Champions, Lewati Catatan Steven Gerrard
Indonesia Tersingkir dari Fase Grup Thomas Cup 2026 Usai Dibantai Prancis 1-4
Atletico Madrid vs Arsenal: Ujian Pertahanan Kokoh di Semifinal Liga Champions