Sebuah investasi besar-besaran senilai 200 juta dolar AS akan mengalir ke proyek pabrik kimia strategis di Cilegon. Danantara Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Investment Authority (INA) resmi mendanai pembangunan fasilitas Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Pacific Tbk.
Dana segar itu ditujukan untuk membangun pabrik yang dikelola anak usahanya, PT Chandra Asri Alkali, di kawasan industri Banten tersebut. Menurut Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, langkah ini punya tujuan yang jelas: mengurangi impor dan mendorong hilirisasi.
“Kolaborasi ini tidak hanya sebagai respons terhadap tantangan ketergantungan impor, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mempercepat hilirisasi yang menjadi kunci penggerak ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi pada Selasa, 3 Maret 2026.
Dari sisi INA, Eddy Porwanto selaku Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur menambahkan poin penting. Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi Caustic Soda dalam negeri bakal memperkuat ketahanan pasokan lokal.
“Upaya ini diharapkan dapat mendorong hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta memperkuat daya saing dan ketahanan industri nasional,” katanya.
Artikel Terkait
IHSG Tipis Menguat ke 8.019,55, Sektor Terbelah dan Saham-saham Ekstrem Bergolak
Saham Migas Anjlok di BEI Meski Harga Minyak Dunia Menguat
IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Dibayangi Capital Outflow dan Inflasi 4,76%
IHSG Menguat 0,54% di Awal Sesi, Rebound Usai Tekanan