Dua Investor Suntik Rp3,2 Triliun untuk Pabrik Kimia Strategis di Cilegon

- Selasa, 03 Maret 2026 | 10:40 WIB
Dua Investor Suntik Rp3,2 Triliun untuk Pabrik Kimia Strategis di Cilegon

Lantas, sebesar apa skala proyek ini? Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, membeberkan rinciannya. Fase pertama pabrik nantinya akan mampu memproduksi 400.000 ton Caustic Soda kering dan 500.000 ton Ethylene Dichloride (EDC) setiap tahunnya.

Yang menarik, produksi EDC ini tak cuma untuk pasar dalam negeri. Ada potensi ekspor di sana, yang tentu bisa menyumbang devisa dan sekaligus menunjukkan daya saing industri kimia nasional di kancah global.

Dampak langsung untuk lapangan kerja juga cukup signifikan. Selama masa pembangunan, proyek ini diperkirakan bakal menyerap sekitar 3.000 pekerja. Kemudian, saat operasional penuh dimulai pada 2027, akan tersedia kurang lebih 250 lapangan kerja tetap.

"Proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat dan kawasan industri Cilegon dan sekitarnya," tutur Erwin.

Kalau dilihat dari angka keseluruhannya, nilai investasi proyek CA-EDC ini mencapai sekitar 800 juta dolar AS. Tak heran, proyek ini masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang fokus pada produksi bahan baku penting untuk berbagai industri, baik hulu maupun hilir.

Sebagai gambaran, Caustic Soda adalah bahan baku krusial. Ia digunakan dalam beragam proses, mulai dari pembuatan sabun dan deterjen, pemurnian alumina, hingga industri kertas. Sementara itu, EDC adalah komponen utama untuk industri konstruksi dan pengemasan. Jadi, perannya memang vital.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar